Cari Blog Ini

Minggu, 14 September 2014

sistem digital vs sistem analog



Kata digital tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, karna dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakannya. Tapi sebenarnya kita tau ngak sih apa digital itu sendiri, barang-barang elektronik yang ada di sekitar kita kedepannya tentu akan lebih baik, lebih canggih, lebih cepat khususnya lebih murah tentu yang paling kita harapkan bukan J…..
Nah kita akan bahas disini nihhh……… J

Sistem Digital merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 atau disebut juga dengan biner. untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit. Peralatan digital dapat menghasilkan waktu yang sangat akurat, sehingga proses digital ini menjadi penting karena dapat membuat komputer dan peralatan digital lainnya dapat memproses dan menyimpan sinyal digital lebih cepat dan mudah. Digital sebenarnya menggambarkan sebuah sistem yang berdasarkan aliran data terputus. Kata yang penting di sini adalah terputus, yang berarti aliran data tersebut berlangsung tidak terus menerus atau memiliki jeda.

Lawan kata digital adalah analog. Sistem Analog adalah suatu bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan proses pengiriman informasi pada gelombang elektromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak di pengaruhi oleh factor pengganggu. Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Misalnya ketika kita berkomunikasi dengan seseorang menggunakan telepon maka suara kita akan dikirim melalui gelombang, kemudian ketika gelombang ini di terima maka gelombang tersebut akan di terjemahkan kembali dalam bentuk suara sehingga si penerima telepon dapat mendengar apa yang kita sampaikan.
Perbedaan sistem analog dan digital:
1.     Sistem digital mampu mengirimkan informasi lebih cepat dari analog
2.     Sistem analog lebih sensitif dari ganguan atau suara.
3.     Sistem digital mereproduksi sinyal dengan lebih baik.
4.     Sistem digital mudah didisain dan tidak memerlukan matematika khusus.
5.     Fleksibilitas dan fungsionalitas yang lebih baik.
Contoh Sistem Digital:
  1. Jam digital
  2. Kamera digital
  3. Penunjuk suhu digital
  4. Kalkulator digital
  5. Computer
  6. HP
  7. Radio digital

Contoh Sistem Analog:
  1. Remote TV
  2. Spedometer pada motor
  3. Pengukur tekanan
  4. Telepon
  5. Radio analog
Sumber: Dasar-Dasar Rangkaian Logika Digital